Kota Bandung (KABARIN) - Persib Bandung resmi merekrut bek timnas Indonesia Sandy Walsh sebagai pembelian anyar untuk menatap kompetisi musim 2026/2027 dengan kontrak berdurasi tiga tahun hingga 2029.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan mengatakan perekrutan Sandy Walsh merupakan bagian dari strategi klub membangun skuad dalam menghadapi kompetisi domestik hingga level Asia.
“Persib memberikan kontrak berdurasi tiga tahun kepada Sandy Walsh. Kami memandang kehadirannya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan tim pada musim ini, tetapi juga sebagai investasi strategis jangka panjang bagi klub,” kata Adhitia di Bandung, Kamis.
Menurut dia, kehadiran Sandy merupakan rekomendasi tim pelatih yang membutuhkan pemain berpengalaman dengan kemampuan bermain di beberapa posisi.
Adhitia menjelaskan pemain kelahiran Brussel, Belgia, 14 Maret 1995 itu memiliki fleksibilitas untuk bermain sebagai bek kanan, bek tengah, maupun gelandang bertahan sehingga dinilai mampu menambah variasi strategi tim.
“Selama berkarier, Sandy telah menunjukkan kemampuannya bermain di berbagai posisi, baik sebagai bek kanan, bek tengah, maupun gelandang bertahan. Karakter serbabisa seperti ini tentu menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi kebutuhan tim,” ujarnya.
Ia menambahkan pengalaman Sandy di kompetisi Eropa dan Asia, serta kiprahnya bersama timnas Indonesia, diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperkuat mentalitas juara skuad Persib.
“Kami menyambut Sandy dan keluarganya sebagai bagian dari keluarga besar Persib. Semoga proses adaptasinya berjalan lancar dan bersama-sama kita dapat membawa Persib meraih prestasi terbaik. Wilujeng sumping, Sandy Walsh,” kata Adhitia.
Sebelum bergabung dengan Persib, Sandy merupakan lulusan akademi Anderlecht dan pernah memperkuat sejumlah klub di Belgia, yakni Genk, Zulte Waregem, dan KV Mechelen. Ia kemudian melanjutkan karier di Asia bersama Yokohama F. Marinos di Jepang sebelum membela klub Thailand, Buriram United.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026